Logo Karhutla Intelijen

Kebakaran hutan dan lahan di Lampung hari ini

Karhutla Intelijen oleh Gias Oktario · data per 19 Oktober pukul 20.13 WIB

Saat ini ada 10 kebakaran hutan dan lahan aktif di Lampung yang terdeteksi satelit, 9 di antaranya mulai dalam 24 jam terakhir. 10 berkeyakinan sangat tinggi, artinya dilihat dua jenis instrumen satelit berbeda atau tiga satelit atau lebih. 3 kebakaran berada di lahan gambut. Luas lahan terdampak minimum sekitar 211 hektare.

Lihat titik api Lampung di peta
10kebakaran aktif
9kebakaran baru 24 jam
160titik api satelit 24 jam
211 haluas terdampak minimum
3di lahan gambut
1di dalam izin konsesi

Titik api Lampung 14 hari terakhir

06/10hari ini: 147 titik api

Kabupaten dan kota dengan kebakaran aktif

Kabupaten/kotaKebakaran aktifLuas minimum
Mesuji5169 ha
Lampung Tengah228 ha
Tulangbawang20 ha
Lampung Timur114 ha

Kebakaran terbaru di Lampung

LokasiTerakhir terlihatKeyakinanSatelit
Mesuji19 Okt, 19.34 WIBsangat tinggi3
Mesuji19 Okt, 19.34 WIBsangat tinggi2
Mesuji · gambut19 Okt, 17.47 WIBsangat tinggi3
Lampung Tengah19 Okt, 17.47 WIBsangat tinggi2
Mesuji · gambut19 Okt, 17.47 WIBsangat tinggi6
Lampung Tengah19 Okt, 17.36 WIBsangat tinggi3
Mesuji19 Okt, 17.08 WIBsangat tinggi2
Tulangbawang · Hak Guna Usaha (HGU)19 Okt, 16.56 WIBsangat tinggi2
Tulangbawang · gambut19 Okt, 16.34 WIBsangat tinggi3
Lampung Timur19 Okt, 16.09 WIBsangat tinggi3

Riwayat kebakaran Lampung sejak 2012

Arsip deteksi satelit VIIRS dan MODIS 2012-2025. Tahun terparah di Lampung adalah 2015 dengan 8.270 deteksi; untuk bulan Oktober, angka setiap tahunnya ada di kolom kanan.

TahunDeteksi setahunBulan Oktober
202549275
20241.481390
20235.4012.155
202246124
20211.107172
202083594
20197.9323.115
20182.351416
20171.027146
201679957
20158.2703.057
20144.6031.417
20131.200247
20124.337985

Bagaimana kebakaran di Lampung dideteksi

Satelit orbit polar VIIRS (piksel 375 meter) dan MODIS melintas di atas Lampung beberapa kali sehari, Sentinel-3 sekali sehari, dan satelit geostasioner Himawari-9 memotret setiap 10 menit. Setiap bacaan panas dari satelit dicocokkan dengan bacaan satelit lain di tempat yang sama. Yang tampil di sini dan di peta hanya kebakaran yang terkonfirmasi kuat: dilihat dua satelit, dua lintasan berbeda, atau piksel VIIRS berkeyakinan tinggi. Sumber panas tetap seperti flare migas, kilang, smelter dan gunung api disaring lebih dulu, jadi yang dihitung adalah kebakaran hutan dan lahan, bukan cerobong pabrik.

Di peta Karhutla Intelijen setiap kebakaran bisa dibuka untuk melihat kapan mulai, satelit mana saja yang melihatnya, status lahannya (gambut, kawasan hutan, izin konsesi), arah asapnya, dan permukiman di dekatnya. Pemberitahuan titik api baru per kabupaten bisa dinyalakan di HP.

Provinsi lain di Sumatera