Logo Karhutla Intelijen

Kebakaran hutan dan lahan di Maluku Utara hari ini

Karhutla Intelijen oleh Gias Oktario · data per 19 Oktober pukul 20.15 WIB

Saat ini ada 12 kebakaran hutan dan lahan aktif di Maluku Utara yang terdeteksi satelit, 6 di antaranya mulai dalam 24 jam terakhir. 11 berkeyakinan sangat tinggi, artinya dilihat dua jenis instrumen satelit berbeda atau tiga satelit atau lebih. Luas lahan terdampak minimum sekitar 394 hektare.

Lihat titik api Maluku Utara di peta
12kebakaran aktif
6kebakaran baru 24 jam
138titik api satelit 24 jam
394 haluas terdampak minimum
0di lahan gambut
0di dalam izin konsesi

Titik api Maluku Utara 14 hari terakhir

06/10hari ini: 119 titik api

Kabupaten dan kota dengan kebakaran aktif

Kabupaten/kotaKebakaran aktifLuas minimum
Pulau Taliabu5239 ha
Halmahera Timur214 ha
Halmahera Utara20 ha
Halmahera Tengah184 ha
Halmahera Selatan156 ha
Kepulauan Sula10 ha

Kebakaran terbaru di Maluku Utara

LokasiTerakhir terlihatKeyakinanSatelit
Pulau Taliabu19 Okt, 19.28 WIBsangat tinggi5
Halmahera Utara19 Okt, 19.06 WIBsangat tinggi2
Pulau Taliabu19 Okt, 18.54 WIBsangat tinggi6
Pulau Taliabu19 Okt, 18.54 WIBsangat tinggi6
Halmahera Timur19 Okt, 17.08 WIBsangat tinggi2
Pulau Taliabu19 Okt, 16.17 WIBsangat tinggi5
Pulau Taliabu19 Okt, 16.17 WIBsangat tinggi6
Halmahera Utara19 Okt, 15.26 WIBsangat tinggi2
Halmahera Timur19 Okt, 14.36 WIBsangat tinggi2
Halmahera Selatan19 Okt, 14.36 WIBsangat tinggi6
Kepulauan Sula19 Okt, 14.31 WIBtinggi2
Halmahera Tengah19 Okt, 14.31 WIBsangat tinggi4

Riwayat kebakaran Maluku Utara sejak 2012

Arsip deteksi satelit VIIRS dan MODIS 2012-2025. Tahun terparah di Maluku Utara adalah 2015 dengan 7.297 deteksi; untuk bulan Oktober, angka setiap tahunnya ada di kolom kanan.

TahunDeteksi setahunBulan Oktober
202560262
202439575
2023754125
202217217
202142878
202083527
20191.497182
2018555105
201719936
201646422
20157.2973.781
20142.061535
2013446187
2012553238

Bagaimana kebakaran di Maluku Utara dideteksi

Satelit orbit polar VIIRS (piksel 375 meter) dan MODIS melintas di atas Maluku Utara beberapa kali sehari, Sentinel-3 sekali sehari, dan satelit geostasioner Himawari-9 memotret setiap 10 menit. Setiap bacaan panas dari satelit dicocokkan dengan bacaan satelit lain di tempat yang sama. Yang tampil di sini dan di peta hanya kebakaran yang terkonfirmasi kuat: dilihat dua satelit, dua lintasan berbeda, atau piksel VIIRS berkeyakinan tinggi. Sumber panas tetap seperti flare migas, kilang, smelter dan gunung api disaring lebih dulu, jadi yang dihitung adalah kebakaran hutan dan lahan, bukan cerobong pabrik.

Di peta Karhutla Intelijen setiap kebakaran bisa dibuka untuk melihat kapan mulai, satelit mana saja yang melihatnya, status lahannya (gambut, kawasan hutan, izin konsesi), arah asapnya, dan permukiman di dekatnya. Pemberitahuan titik api baru per kabupaten bisa dinyalakan di HP.

Provinsi lain di Maluku