Logo Karhutla Intelijen

Kebakaran hutan dan lahan di Nusa Tenggara Barat hari ini

Karhutla Intelijen oleh Gias Oktario · data per 19 Oktober pukul 20.16 WIB

Saat ini ada 28 kebakaran hutan dan lahan aktif di Nusa Tenggara Barat yang terdeteksi satelit, 24 di antaranya mulai dalam 24 jam terakhir. 9 berkeyakinan sangat tinggi, artinya dilihat dua jenis instrumen satelit berbeda atau tiga satelit atau lebih. Luas lahan terdampak minimum sekitar 422 hektare.

Lihat titik api Nusa Tenggara Barat di peta
28kebakaran aktif
24kebakaran baru 24 jam
154titik api satelit 24 jam
422 haluas terdampak minimum
0di lahan gambut
3di dalam izin konsesi

Titik api Nusa Tenggara Barat 14 hari terakhir

06/10hari ini: 140 titik api

Kabupaten dan kota dengan kebakaran aktif

Kabupaten/kotaKebakaran aktifLuas minimum
Bima12183 ha
Sumbawa8141 ha
Dompu785 ha
Lombok Tengah114 ha

Kebakaran terbaru di Nusa Tenggara Barat

LokasiTerakhir terlihatKeyakinanSatelit
Sumbawa19 Okt, 13.22 WIBtinggi1
Sumbawa19 Okt, 13.22 WIBsangat tinggi3
Bima19 Okt, 13.22 WIBsangat tinggi3
Bima19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Sumbawa19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Bima19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Sumbawa19 Okt, 13.22 WIBtinggi1
Dompu19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Dompu · Hak Guna Usaha (HGU)19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Bima19 Okt, 13.22 WIBsangat tinggi3
Sumbawa19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Bima19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Dompu · PBPH hutan alam19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Sumbawa19 Okt, 13.22 WIBtinggi2
Dompu · Hak Guna Usaha (HGU)19 Okt, 13.22 WIBtinggi2

Riwayat kebakaran Nusa Tenggara Barat sejak 2012

Arsip deteksi satelit VIIRS dan MODIS 2012-2025. Tahun terparah di Nusa Tenggara Barat adalah 2019 dengan 11.632 deteksi; untuk bulan Oktober, angka setiap tahunnya ada di kolom kanan.

TahunDeteksi setahunBulan Oktober
20253.6951.215
20244.2851.555
20237.7842.632
20222.505522
20214.5241.820
20205.0941.393
201911.6325.833
20187.3712.762
20175.6572.014
20161.879735
20157.9823.379
20148.1202.775
20133.1561.621
20123.7421.312

Bagaimana kebakaran di Nusa Tenggara Barat dideteksi

Satelit orbit polar VIIRS (piksel 375 meter) dan MODIS melintas di atas Nusa Tenggara Barat beberapa kali sehari, Sentinel-3 sekali sehari, dan satelit geostasioner Himawari-9 memotret setiap 10 menit. Setiap bacaan panas dari satelit dicocokkan dengan bacaan satelit lain di tempat yang sama. Yang tampil di sini dan di peta hanya kebakaran yang terkonfirmasi kuat: dilihat dua satelit, dua lintasan berbeda, atau piksel VIIRS berkeyakinan tinggi. Sumber panas tetap seperti flare migas, kilang, smelter dan gunung api disaring lebih dulu, jadi yang dihitung adalah kebakaran hutan dan lahan, bukan cerobong pabrik.

Di peta Karhutla Intelijen setiap kebakaran bisa dibuka untuk melihat kapan mulai, satelit mana saja yang melihatnya, status lahannya (gambut, kawasan hutan, izin konsesi), arah asapnya, dan permukiman di dekatnya. Pemberitahuan titik api baru per kabupaten bisa dinyalakan di HP.

Provinsi lain di Bali dan Nusa Tenggara